Laboratorium Parasitologi

Kemampuan dari Laboratorium Parasitologi Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu adalah sebagai berikut :

1. Pemeriksaan sediaan darah malaria dan filariasis dengan metode mikroskopik
2. Pemeriksaan darah malaria dengan metode dipstik
3. Uji Elisa dan Uji bio assay
4. Koleksi sediaan darah Plasmodium dan microfilaria
5. Pemeriksaan tinja terhadap Protozoa Usus dengan cara langsung (larutan garam fisiologis, larutan eosin, dan larutan iodium/lugol) dan cara tidak langsung/konsentrasi (cara pengapungan Zink Sulfat/Metode Faust, Modifikasi cara Faust, cara konsentrasi sedimentasi/Metode Ritchie)
6. Identifikasi Protozoa Usus Non Patogenik (Entamoeba coli, Entamoeba dispar, Entamoeba hartmani, Entamoeba polecki, Iodamoeba buetschli, Endolimax nana, Chilomastix mesnili, Trichomonas hominis) dan Protozoa Usus Patogenik (Entamoeba histolycita, Giardia lamblia, Balantidium coli, Cryptosporidium sp., Isospora sp., Cyclospora sp., Microsporidia sp., Dientamoeba fragilis, Blastocystis hominis)
7. Pemeriksaan tinja terhadap telur cacing usus dengan cara langsung (larutan garam fisiologis, larutan eosin, dan larutan iodium/lugol) dan cara tidak langsung, yaitu secara kualitatif (Willys Mallory Brine FLoatation Methode, Anal Swab) dan secara kuantitatif (Metode Kato Katz)
8. Kultur Harada Mori (Kultur larva filariform dari telur Hookworm untuk mengidentifikasi spesies cacing kait)

  

Kegiatan Laboratorium Parasitologi

Berdasarkan fungsi Balai Litbang sebagai pelaksana kerjasama penelitian dan pengembangan pengendalian penyakit bersumber binatang, maka diadakan jalinan kerjasama dengan pihak perguruan tinggi maupun instansi pendidikan kesehatan dan non kesehatan yang ingin memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu, khususnya Laboratorium Parasitologi. 

Salah satu upaya unit Parasitologi Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu dalam mendukung kegiatan kerjasama tersebuat adalah dengan memberikan bimbingan kepada pihak perguruan tinggi maupun instansi pendidikan kesehatan dan non kesehatan mengenai Kecacingan, Malaria dan filariasis.

Unit Laboratorium Parasitologi telah melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

1.  Pemeriksaan sampel feses penelitian kecacingan di Kab. Nunukan Kalimantan Timur

Sampel yang diperiksa merupakan feses dari penduduk di desa Long Bawan dan Long Layu Kecamatan Krayan.Secara mikroskpis teknik pemeriksaan tinja (kecacingan) yang bisa digunakan di Laboratorium Parasitologi Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu adalah pemeriksaan  secara langsung dengan menggunakan larutan lugol untuk mengetahui ada atau tidaknya telur cacing dalam sampel tinja.

2.  Pemeriksaan sampel Feses, keong air tawar dan tanaman air penelitian Fasciolopsis buski di Kab. HSU Kalimantan Selatan

Sampel pada pemeriksaan buski yang bisa diperiksa di Laboratorium Parasitologi Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu adalah berupa sampel tinja penduduk dan kotoran hewan ternak dengan teknik pemeriksaan langsung untuk mengetahui ada atau tidaknya telur Fasciolopsis buski , pemeriksaan sampel keong air tawar denganmetode  crushing  dan pemeriksaan tumbuhan air dengan metode sedimentasi.

Hasil pemeriksaan tumbuhan air (enceng gondok, kankung, susupan) dengan cara sedimentasi, di Kec. Babirik desa Kelumpamng Dalam, Sei Papuyu, dan Kec. Danau Panggang desa Telaga Mas Kab. HSU Prov. Kalimantan Selatan, dari 31 tumbuhan yang diperiksa semua hasilnya negatif.

Rekapitulasi  hasil  pemeriksaan keong air tawar (Indoplanorbis,Pomacea,Bilamya, Keong Kuncup Panjang, Lymnea, Keong Mikro, Lymnea Besar) , dari 42 sampel yang diperiksa 17 positif ( redia =1, mix  serkaria dan redia = 1, dan serkaria = 13, sampel tersebut diambil di Kec. Babirik Desa Kelumpang Dalam, Desa Sei Papuyu, dan di Kec Danau Panggang Desa Telaga Mas Kab. HSU Prov. Kalimantan Selatan.

3.  Magang Mahasiswa Uniska Banjarmasin

Kegiatan praktek parasitologi Mahasiswa FKM Universitas Islam Kalimantan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 23 s/d 25Mei 2012, bertempat di Balai Litang P2B2 Tanah Bumbu.  Peserta kegiatan dari mahasiswa berjumlah 60 orang disertai dengan dosen pendamping 3 orang.

4.  Magang Mahasiswa Unhas Makassar

Kegiatan praktek parasitologi Mahasiswa FKM Universitas Hasanuddin Makassar berlangsung dari tanggal 27 Agustus s/d 14 September 2012, bertempat di Balai Litang P2B2 Tanah Bumbu.  Peserta kegiatan dari mahasiswa berjumlah 10 orang disertai dengan dosen pendamping 3 orang.

5.  Magang Mahasiswa FKM Unlam Banjarbaru

Kegiatan praktek parasitologi Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) Universitas Lambung  Mangkurat berlangsung selama 6 hari dari tanggal 16 s/d 21 Desember 2012, bertempat di Balai Litang P2B2 Tanah Bumbu.  Peserta kegiatan dri mahasiswa berjumlah 66 orang disertai dengan dosen pendamping 8 orang.