Lab Baru Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu

Published: Friday, 02 March 2018

Laboratorium Biomolekuler adalah salah satu unit laboratorium yang dimiliki oleh Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu. Laboratorium Biomolekuler berdiri sejak Januari 2018.

Saat ini Laboratorium Biomolekuler memiliki alat canggih berupa PCR real-time (Quant Studio 5). Alat ini dapat melakukan pemeriksaan PCR secara real-time dan simultan (multiplex), serta dapat memantau kemajuan pemeriksaan menggunakan HP android. 

Alat dengan teknologi OptiFlex™ ini mampu mendeteksi mikroorganisme penyebab penyakit dengan sensitifitas yang tinggi dan waktu pemeriksaan yang singkat. Beberapa mikroorganisme yang dapat diperiksa yaitu parasit malaria dan filaria, bakteri leptospira dan coliform, virus dengue, chikungunya, HIV, serta, rabies, baik dari sampel darah, jaringan, maupun organisme seperti nyamuk. 

Selain itu, alat PCR real-time yang Kami miliki sangat cocok digunakan untuk penelitian karena memiliki fleksibilitas dalam optimasi prosedur kerja.

Fungsi utama Laboratorium Biomolekuler adalah mendukung penelitian yang dilakukan oleh Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu maupun unit litbang kesehatan lain yang ada di berbagai daerah. Disamping itu, Laboratorium Biomolekuler juga mempunyai fungsi lain yaitu:

1.Mendukung rumah sakit atau puskesmas dalam penegakan diagnosis penyakit infeksi seperti malaria, filariasis, leptospirosis, rabies, dan sebagainya.

2.Mendukung surveilans berbasis laboratorium untuk penyakit infeksi seperti influenza like illness (ILI), malaria, filariasis, dan lain-lain.

3.Menjadi tempat penelitian mahasiswa untuk topik penelitian biomolekuler

4.Menjadi tempat pembelajaran mahasiswa bekerjasama dengan universitas atau sekolah tinggi kesehatan baik yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan maupun provinsi lain di sekitarnya.

Selain alat PCR real-time yang saat ini dimiliki, pada 2019 Laboratorium Biomolekuler akan mengadakan PCR konvensional dan mesin sequencer. Alat PCR konvensional bertujuan untuk mendukung PCR real-time yang sudah ada saat ini dalam hal penegakan diagnosis dan surveilans. Sedangkan mesin sequencer bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut materi genetik dari berbagai mikroorganisme penyebab penyakit yang telah ditemukan. Dengan demikian dapat memperkaya basis data genetik penyakit yang ada di Indonesia. (Paisal)

 

**********

Hits: 107